Ruangmedia.comAir Terjun Lapangan di Kabupaten Buton. Kabupaten Buton tidak hanya terkenal dengan peninggalan bersejarah mulai dari keraton dan benteng. Namun juga, Kabupaten ini menyimpan banyak sekali keindahan alam yang mempesona. Diantaranya ada pantai, goa, hutan , hingga air terjun yang berpotensi sebagai tempat wisata. Berbagai upaya pemerintah mendorong lokasi-lokasi tersebut untuk tetap tersohor dan dikunjungi banyak orang.

Salah satu wisata yang dilirik oleh banyak pengunjung ialah air terjun lapangan. Lokasinya berada di Dusun Kaweli, Kecamatan Wambulu, Kelurahan Kapontori, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara. Meski sebagian warga setempat masih mengenalkan spot wisata ini dengan sebutan air terjun kapontori karena lokasinya di daerah tersebut. Seperti yang kita ketahui bersama wilayah Kecamatan Kapontori tepatnya berada di wilayah administratif Kabupaten Buton, Provinsi Sulawesi Tenggara. Kecamatan Kapontori ini berjarak sekitar 50 km dari Kota Bau-Bau atau dengan waktu tempuh perjalanan darat (mobil/motor) sekitar +/-90 menit.

Air Terjun Lapangan di Kabupaten Buton

Air Terjun Lapangan di Kabupaten Buton
Ketgam: Puncak Air Terjun Lapangan, Kapontori, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara. @exploresulawesi_tenggara

Setiap pengunjung yang memandang dari kejauhan. Seperti halnya melihat para wisatawan berdiri di atas salju putih yang lembut dan sangat lapang. Hal ini dibuktikan secara fisik nampak unik terlihat dari bentuk batuannya yang luas dan datar dengan debit air yang cukup besar menyelimuti batu tersebut.

Saat anda berada diatasnya, anda tidak perlu takut jatuh, sebab sejarahnya alam membentuk gugusan batuan kapurnya yang besar dan terhampar datar dan luas. Tidak akan licin karena permukaan batuannya yang agak kasar oleh adanya kerak-kerak kapur yang merupakan ciri khas permukaan batuan kapur.

Tidak hanya jenis batunya dan panorama air terjunnya yang menarik perhatian pengunjung. Namun juga, sisi lain yang terlihat dari bawah air terjunnya terbentuk kolam besar dengan diameter sekitar 10 meter, dan memiliki kedalaman hingga berkisar 5 meter. Ditambah apabila terkena pantulan sinar matahari maka nampak airnya seperti berwarna hijau. Mengapa demikian, sebab hal ini karena adanya pengaruh makhluk hidup seperti alga dan lumut yang menghiasi di setiap air dan di dinding batuan kapurnya.

Summary
Review Date
Reviewed Item
Recomended
Author Rating
51star1star1star1star1star