Aksi Cabul Pria Paruh Baya

Please log in or register to like posts.
News
Aksi Cabul Pria Paruh Baya

Kendari, Ruangmedia – Aksi Cabul Pria Paruh Baya. Tidak dapat menahan nafsu birahinya, Pak Idun yang sudah berusia 59 tahun tega menggarap RI seorang gadis kecil yang masih berusia 9 (Sembilan) tahun yang diketahui masih memiliki hubungan keluarga dengan Pak Idun.

Kejadian cabul itu terjadi pada saat korban bersama keluarganya termasuk tersangka yang merupakan paman dari ayah korban sedang dalam perjalanan keluarga dari Unaaha, Kabupaten Konawe menuju Kota Kendari.

Aksi Cabul Pria Paruh Baya

Aksi Cabul Pria Paruh Baya
Ketgam: Tersangka bernama Pak Idun berusia 59

Di saat itu lah Pak Idun melampiaskan nafsu birahinya kepada RI hingga RI harus menahan sakit akibat kehormatannya yang dilecehkan oleh Pak Idun.

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Kendari, AKBP. Jemi Junaidi yang didampingi oleh Kepala Satuan (Kasat) Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Kendari, AKP. Diki Kurniawan menjelaskan, peristiwa Aksi Cabul Pria Paruh Baya tersebut terjadi pada malam hari, saat itu korban sedang dalam keadaan tertidur di bak mobil pick up yang ditumpangi oleh korban bersama tersangka dan keluarga korban.

“Waktu dan tempat kejadian pada hari Minggu tanggal 15 April 2018 pukul 20.30 WITA atau setengah 9 (Sembilan) malam diseputaran Puuwatu Kota Kendari,” kata AKBP. Jemi Junaidi, Selasa (17/4/2018)

Aksi Cabul Pria Paruh Baya
Ketgam: barang bukti yang di amankan oleh Kepala Satuan (Kasat) Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Kendari

“Kronologis awalnya korban berada pada satu pick up bersama ayah dan ibu korban yang mana ini merupakan perjalanan keluarga dari Unaaha atau Konawe menuju Kendari dan menggunakan mobil pick up dimana korban bersama kedua orang tuanya berada di mobil tersebut,” ungkap Kapolres

Pada saat kejadian, posisi ibu korban sedang berada di depan bersama supir karena orang tua korban ini memiliki 4 (Empat) orang anak yang mana salah satu anaknya masih bayi dan digendong oleh orang tuanya di depan sehingga ketiga orang anaknya yang lain berada di belakang bersama ayah, pelaku, bibi dan paman korban.

“Di dalam perjalanan tersebut mereka duduk di belakang bak mobil pick up, kemudian di sekitar wilayah Kecamatan Puuwatu Kota Kendari korban sedang tertidur kemudian tersangka menarik tangan korban lalu membaringkan kepala korban di paha tersangka, lalu tersangka mengurut-urut paha sebelah kanan korban kemudian tersangka memasukan tangannya ke dalam celana korban dan aksi cabul pun dilakukan tersangka dengan mengorek kemaluan korban menggunakam jari telunjuk dan jari tengah tersangka,” jelasnya.

Kejadian tersebut dilakukan berulang-ulang kali oleh tersangka hingga akhirnya korban merintih kesakitan,  sesampainya di rumah, korban baru menceritakan tentang apa yang dialaminya kepada kedua orang tuanya hingga akhirnya peristiwa keji tersebut dilaporkan kepada pihak Polres Kendari.

“Korban dan tersangka sebetulnya si tersangka ini adalah om dari pada bapak korban, jadi termasuk neneknya, masih ada hubungan keluarga dari orang tua dari pada korban,” tukas Kapolres.

Menindaklanjuti laporan orang tua korban, Pihak Polres Kendari saat ini telah melakukan penahanan terhadap pelaku dan untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, Pak Idun harus bersiap siap mendekam di dalam penjara selama kurang lebih 5 (Lima) hingga 15 tahun.

“Pasal yang disangkakan yaitu pasal 82 Undang-undang (UU) Republik Indonesia (RI) nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti Undang undang nomor 1 (Satu) tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak, ancaman hukumannya paling singkat 5 (Lima) tahun penjara dan paling lama 15 tahun penjara dan denda paling banyak 5 milyar rupiah,”

Summary
Review Date
Author Rating
51star1star1star1star1star

Reactions

0
0
0
0
0
0
Already reacted for this post.

Suka ini?