Begini Profil Pelaku BOM Di Surabaya

Please log in or register to like posts.
News
Begini Profil Pelaku BOM Di Surabaya

Begini Profil Pelaku BOM Di Surabaya – Polisi telah mengungkap identitas para pelaku bom bunuh diri di tiga gereja di Surabaya, yang terjadi pada Minggu kemarin (13/5).

Polisi mengidentifikasi pelaku ketiga aksi tersebut sebagai berikut:

Pelaku
1. Dita Priyanto (Ketua Sel JAD Surabaya) – bunuh diri di GPPS Arjuna dengan menggunakan mobil Avanza.
2. Puji Kuswati (Istri Dita) – di GKI Diponegoro (jalan kaki pakai cadar)
3. Fadila Sari (anaknya 12 tahun) di GKI Diponegoro (jalan kaki pakai cadar)
4. Pamela Rizkita (anaknya 9 tahun) di GKI Diponegoro (jalan kaki pakai cadar)
5. Yusuf Fadil (anaknya 18 tahun) di St Maria Tak Bercela Ngagel pakai sepeda motor
5. Firman Halim (anaknya 16 tahun) di St Maria Tak Bercela Ngagel pakai sepeda motor.

Posisi Bom
1. Dita Priyanto : bom diletakkan di dalam mobil, lalu ditabrakan ke area gereja
2. Puji Kuswati, Fadila Sari, Pamela Rizkia diletakan dipinggang.
3. Yusuf Fadil dan Firman Halim, bom dipangku di atas motor.

Begini Profil Pelaku BOM Di Surabaya

Begini Profil Pelaku BOM Di Surabaya
Foto keluarga terduga pelaku serangan bom bunuh diri di tiga gereja di Surabaya

Keluarga Dita Supriyanto, dikenal tertutup oleh para tetangganya. Mereka tinggal di Perumahan Wisma Indah Jalan Wonorejo Asri XI Blok K Nomor 22, kabarnya keluarga tersebut sudah mulai jarang bersosialisasi dua tahun terakhir.

Padahal, tiga tahun yang lalu, Dita Supriyanto pernah menjadi Ketua Sub RT 2 / RW 3 Kelurahan Wonorejo, Kecamatan Rungkut.

Ketua Sub RT adalah jabatan di bawah kepala RT, yang artinya jabatan tersebut hanya membawahi satu blok saja.

Hingga pada akhirnya jabatan Dita Supriyanto diganti oleh Adi, seorang warga yang rumahnya hanya berjarak tujuh bangunan dari rumah Dita Supriyanto.

Adi yang tinggal di Perumahan Wisma Indah tersebut sejak tahun 2010. Kabar dari Adi sendiri saat ditemui dirumahnya memaparkan bahwa keluarga Dita Supriyanto sudah lebih dulu tinggal di sini. Ia pun sebagai tetangganya sempat menyadari tentang tertutupnya identitas keluarga Dita Supriyanto tidak pernah ditunjukan kepada RT.

“Orangnya tertutup. Identitas dia tidak pernah ditunjukan. Bahkan kepada RT,” kata Adi (13/5).

Informasi soal Dita hanya diketahui dari cerita para tetangga. Tak tampak ada perilaku radikal darinya, juga keluarganya.

Dita, Istrinya dan Keempat anaknya meski tak pernah bersosialisasi bahkan tidak pernah datang kalau ada kumpul-kumpul RT namun, ia menunjukkan gelagat yang baik setiap kali keluar rumah.

Kabar lainnya juga rumah Dita Supriyanto itu tidak ada tenggangganya yang pernah masuk. Rumahnya selalu dalam keadaan terkunci.

Summary
Review Date
Reviewed Item
Recomended
Author Rating
51star1star1star1star1star

Reactions

0
0
0
0
0
0
Already reacted for this post.

Suka ini?