PONOROGOBudaya Metik Cara Bersyukur Warga di Ponorogo. Indonesia merupakan bangsa yang memiliki ragam budaya yang unik. Sebagian besar masyarakat di Indonesia membentuk suatu kebudayaan itu sendiri berdasarkan keyakinan yang dipertahankan secara turun temurun.

Budaya Metik Cara Bersyukur Warga di Ponorogo

Budaya Metik Cara Bersyukur Warga di Ponorogo
Ketgam: Rangkaian acara arak-arakan pada festival Budaya Metik.| Dikutip dari Charoline Pebrianti/ Detik.com

Sepeti halnya di daerah Ponorogo, lebih tepatnya berada di Desa Glinggang, Kecamatan Sampung. Warga berbondong – bondong merayakan festival kebudayaan yang nantinya akan terus dilaksanakan setahun sekali menjelang musim panen padi tiba. Meskipun acara festival ini baru dilaksanakan tahun kedua, namun membuahkan hasil baik terhadap warganya.

Budaya ‘Metik’ inilah yang menarik pehatian warga untuk ikut merayakannya. Festival ini digelar dengan harapan agar kebudayaan Metik ini dapat terus dilestarikan. Seperti yang sudah terlansir oleh Media News detik.com.

“Desa Glinggang ingin melestarikan budaya leluhur metik. Ini juga sebagai salah satu destinasi budaya yang menarik,” terang Penggiat Seni Khas Ponorogo Wishnu HP yang dikutip dari detik.com, Sabtu (24/3).

Selain itu antusias warga Glinggang sangat ditonjolkan dalam festival tersebut. Dengan cara menunjukkan kreativitas melalui hiasan menggunakan hasil bumi salah satunya seperti padi yang dihias kemudian di gotong dan di arak bersama-sama. Gambaran tersebut ditunjukkan untuk menarik perhatian wisatawan lokal maupun asing saat mengunjungi Desa tersebut.

Budaya Metik, yang digelar dalam kegiatan festival tersebut juga dimaknai sebagai. Caranya masyarakat bersyukur terhadap tuhan yang maha esa atas melimpahnya hasil panen yang dirasakan oleh masyarakat tiap tahunnya.

Rasa syukur didalam festival itu pun bukan hanya ditunjukkan melalui arak-arakan hasil bumi saja. Melainkan juga melalui syukuran bersama yang di ikuti oleh banyaknya warga melakukan kirab (istilah bahasa jawanya ialah menghantarkan) tumpeng yang dibuat untuk dimakan bersama.

Betapa indahnya jika kita membayangkan warga Desa Glinggang yang sangat bersyukur melalui acara festival tersebut. Sebagai bentuk menjalinnya sebuah silaturahmi yang lebih baik lagi.

Jadi, seperti inilah gambaran dari Warga Desa Glinggang yang menunjukkan rasa syukur mereka terhadap sumber daya alam yang telah diberikan yang maha kuasa. Dengan harapan tahun depan dapat berjalan lebih baik lagi.

Comments to: Budaya Metik Cara Bersyukur Warga di Ponorogo

Your email address will not be published.

Attach images - Only PNG, JPG, JPEG and GIF are supported.