Cara Menghitung Berat Badan Janin Dari Hasil USG

Please log in or register to like posts.
News
Cara Menghitung Berat Badan Janin Dari Hasil USG

Cara Menghitung Berat Badan Janin Dari Hasil USG – Salah satu alasan paling penting untuk cek prenatal adalah memperkirakan ukuran janin. Jika janin terlalu kecil, mungkin janin ada masalah dengan plasenta, dan jika terlalu besar, ibu bisa menderita diabetes gestasional.

Secara tradisional, dokter atau bidan memperkirakan ukuran janin dengan mengukur tinggi rahim Anda dalam sentimeter. atau dengan meletakkan tangan mereka di bagian luar rahim dan merasakan janin.

Cara Menghitung Berat Badan Janin Dari Hasil USG

Cara Menghitung Berat Badan Janin Dari Hasil USG

 

Untuk mengukur rahim atau memperkirakan berat badan janin secara manual bukanlah hal mudah. karena banyak faktor yang dapat mempengaruhi pemeriksaan, seperti berat dan tinggi ibu, ketebalan rahim, ukuran plasenta, dan jumlah cairan ketuban.

Pengukuran ultrasonografi kepala janin, perut, dan tulang paha bagian atas akan memberikan cara yang lebih akurat untuk menentukan ukuran.

Tapi tidak seperti membebani bayi dalam skala setelah lahir, bahkan pengukuran USG terbaik pun tidak 100% dapat diandalkan. Dan tidak ada metode untuk memeriksa ukuran janin sebelum melahirkan dapat memberikan lebih dari perkiraan berat badan janin.

Baca Juga: Taksiran Berat Janin Sesuai Usia Kehamilan.

Di bawah ini adalah istilah Cara Menghitung Berat Badan Janin Dari Hasil USG. Hal ini paling sering digunakan untuk memperkirakan berat janin:

  • HC: Head circumference, lingkar kepala
  • BPD: Biparietal diameter, atau jarak antar sisi kepala janin
  • AC: Abdominal circumference, atau Lingkar perut, pengukuran yang paling penting karena paling akurat mencerminkan ukuran janin
  • FL: Femur length, atau panjang Femur, ukuran tulang paha bagian atas, tulang terpanjang di tubuh.

Keempat pengukuran ini dimasukkan ke dalam rumus matematika yang digunakan untuk menghitung taksiran berat janin. Ada banyak formula yang berbeda untuk estimasi berat badan. dan bahkan yang terbaik memiliki margin kesalahan 15% pada 85% janin. Dengan kata lain, sekitar satu dari tujuh janin akan menimbang 15% lebih atau kurang dari perkiraan.

Selain keempat pengukuran ini juga ada pengukuran lain pada janin yang bisa dilakukan saat pemeriksaan USG.

Baca Juga: Cara Menghitung Usia Kehamilan Jika Lupa HPHT.

Rumus Cara Menghitung Berat Badan Janin Dari Hasil USG

Berat badan janin secara sederhana dapat diukur dengan mempergunakan rumus-rumus kehamilan. Antara rumus-rumus tersebut seperti Rumus johnson dan semacamnya.

Contohnya, Jarak dari bagian atas tulang kemaluan (simfisis osis pubis) ke puncak rahim (=fundus) dalam centimeter.

Kemudian, dikurangi 11 atau 12, hasilnya dikali 155 didapatkan berat bayi dalam gram.

Pengurangan 11 atau 12 tergantung dari posisi kepala bayi. Jika kepala sudah melewati tonjolan tulang (spina ischiadika), maka dikurang 12. jika belum dikurang 11.

Untuk menentukan kepala sudah lewat tonjolan tulang, perlu dilakukan pemeriksaan dalam vagin4.

Bagi orang awam, hal ini tentu agak menyulitkan untuk mengukur sendiri perkiraan berat bayinya.

Summary
Review Date
Reviewed Item
Recomended
Author Rating
51star1star1star1star1star

Reactions

0
0
0
0
0
0
Already reacted for this post.

Suka ini?