Cara Menghitung HPHT (Hari Pertama Haid Terakhir)

Please log in or register to like posts.
News

Cara Menghitung HPHT (Hari Pertama Haid Terakhir) – dengan menggunakan rumus HPHT.

Perhitungan Hari Pertama Haid Terakhir atau disingkat HPHT. merupakan metode perhitungan untuk mengetahui usia kehamilan ibu. Atau bisa juga digunakan dalam metode perhitungan masa kelahiran pada ibu.

Untuk mengetahui bagaimana cara menghitung HPHT ini, kita akan bahas di bawah ini.

Cara Menghitung HPHT (Hari Pertama Haid Terakhir)

Cara Menghitung HPHT (Hari Pertama Haid Terakhir)

Pada dasarnya, usia kehamilan ibu hamil dapat diketahui berdasarkan perhitungan hpht. Karena sel telur manusia mampu melakukan pembuahan hanya 12 sampai 24 jam setelah ovulasi. Sehingga tanggal ovulasi bisa dianggap sebagai tanggal pembuahan.

Namun, penentuan tanggal ovulasi memiliki ketidaktepatan yang sama seperti perkiraan usia gestasi. Oleh karena itu, tanggal pembuahan yang tepat biasanya tidak dapat ditentukan seperti fertilisasi in vitro.

Selain itu, meskipun seorang wanita paling mungkin hamil jika berhubungan intim pada hari konsepsi ovulasi. Maka itupun juga menentukan keadaan sperma hidup. yang tentunya masih berada dalam saluran reproduksi pada hari ovulasi.

Baca Juga: Berat Badan Ideal Wanita 20 Tahun.

Rumus Cara Menghitung HPHT

Berikut di bawah ini rumus menghitung HPHT (Hari Pertama Haid Terakhir).

Tanggal terakhir haid ditambah (+) 7, kemudian bulan terakhir haid dikurangi (-) 3, lalu tahun ditambah (+) 1. Misalnya haid terakhir adalah tanggal 3-9-2013, bisa diketahui waktu persalinan adalah dengan cara:
3 + 7, 9 – 3, 2013 + 1
Maka prediksi kelahiran bayi adalah tanggal 10-6-2014. atau Tanggal 10 Juni 2014

Menentukan Perkiraan Hari Lahir

Perkiraan hari lahir adalah tanggal dimana persalinan spontan diperkirakan akan terjadi. Tanggal jatuh tempo dapat diperkirakan dengan menambahkan 280 hari (9 bulan dan 7 hari) ke hari pertama dari periode HPHT.

Keakuratan perkiraan hari lahir yang diperoleh dengan metode ini tergantung pada ingatan yang akurat oleh ibu. mengasumsikan siklus reguler 28 hari, dan bahwa ovulasi dan pembuahan terjadi pada hari ke 14 siklus.

Penggunaan HPHT ini untuk menetapkan tanggal jatuh tempo. Tapi jika HPHT ternyata tidak tepat, bisa-bisa mengalami kesalahan perhitngan lebih dari 2 minggu.

Dalam kasus dimana tanggal pembuahan diketahui secara tepat, seperti dengan fertilisasi in vitro. EDD dihitung dengan menambahkan 266 hari sampai tanggal pembuahan.

Tes USG

Cara paling tepat menghitung hari kelahiran adalah menggunakan tes USG (Ultrasonografi). Ultrasonografi menggunakan ukuran janin untuk menentukan usia kehamilan (waktu berlalu sejak HPHT).

Keakuratan perkiraan ultrasound pada usia kehamilan bervariasi sesuai dengan usia kehamilan. Tes USG adalah metode yang paling akurat untuk menetapkan atau mengkonfirmasi usia gestasi. Hanya saja biayanya bagi sebagian ibu hamil dirasa sangat mahal.

Untuk itu Cara Menghitung HPHT (Hari Pertama Haid Terakhir) ini biasanya menjadi jalan pintas. Untuk itu, ibu hamil harus mengingat kapan HPHT nya yang terakhir.

Summary
Review Date
Reviewed Item
Bemanfaat
Author Rating
51star1star1star1star1star

Reactions

0
0
0
0
0
0
Already reacted for this post.

Suka ini?