Cuti ASN Hanya Berlaku Saat Istri Dirawat

Please log in or register to like posts.
News
Cuti ASN Hanya Berlaku Saat Istri Dirawat

JAKARTACuti ASN Hanya Berlaku Saat Istri Dirawat. Aparatur Sipil Negara (ASN) kembali menegaskan terkait berlakunya cuti yang diberikan oleh Menteri Pemberdayaan Aparatur dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) hanya diwajibkan saat istri dirawat.

Cuti ASN Hanya Berlaku Saat Istri Dirawat

Cuti ASN Hanya Berlaku Saat Istri Dirawat
Ketgam: Menteri Pemberdayaan Aparatur dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), Asman Abnur. | Istimewa / krjogja.com foto

Hal tersebut terus diupayakan guna dukungan terhadap Pegawai Negeri Sipil (PNS) baik itu laki-laki maupun perempuan mengenai izin mengurus keluarga. Utamanya Hak atas izin inilah yang telah berjalan oleh para Pegawai Negeri Sipil (PNS) laki-laki dalam hal mendampingi saat istrinya melahirkan. Meski kebijakan tersebut bukanlah hal baru ditelinga para pegawai, namun kali ini pihak Menpan RB kembali menegaskan dengan ketetapan yang berlaku.

Penegasan ini tidak akan memotong jatah Cuti Tahunan ASN Pasalnya, sejauh yang kita ketahui hal tersebut telah jalan berangsur dengan baik seiring adanya ketetapan peraturan pemerintah yang mengatur gaji, tunjangan, dan fasilitas PNS. Hingga kemudian muncul sesuai dengan kebijakan yang sudah tertuang dalam Peraturan Kepala (Perka) Badan Kepegawaian Negara (BKN) Nomor 24 Tahun 2017 tercatat tentang CAP (Cuti Alasan Penting) oleh pejabat yang berwenang baik itu saat istrinya melahirkan/operasi sesar di izinkan.

Bahwasanya bagi para PNS laki-laki guna mendampingi istrinya dalam proses bersalin merupakan sebuah alasan penting yang tidak bisa dihalangi. Akan tetapi tentunya dengan syarat melampirkan surat keterangan rawat inap dari unit pelayanan kesehatan. Meski terdengar mudah namun para Aparatur Sipil Negara (ASN) tersebut tetap wajib mematuhi peraturan yang berbunyi dalam lampiran Perka Poin IIE Nomor 6 terikat ketentuan Cuti paling lama 1 (satu) bulan.

Seperti yang terkait aturan tentang diperbolehkannya Cuti karena alasan tersebut, hal ini juga yang di tegaskan oleh Menteri Pemberdayaan Aparatur dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), Asman Abnur. diterbitkan Kamis, 15/3/2018 oleh Priska Sari Pratiwi, CNN Indonesia.

“Salah satu syarat ambil cuti kalau istrinya melahirkan kemudian dirawat di rumah sakit. Kalau enggak dirawat ya enggak [cuti],” dikutip dari cnnindonesia.com, (14/3).

Terdengar jelas apabila ditekankan oleh ketetapan Menpan RB Kembali Tegaskan Cuti Pendampingan Bersalin Terkait ASN tersebut. Sebab pada dasarnya kebijakan terkait ini bukanlah semata – mata mengekang para Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam hal mengurus keluarganya melainkan dipertegas guna membentuk kedisiplinan yang lebih baik lagi.

Reactions

0
0
0
0
0
0
Already reacted for this post.

Suka ini?