Dinamika UMK Dewan Pimpinan Bantah Isu Miring

Please log in or register to like posts.
News
Dinamika UMK Dewan Pimpinan Bantah Isu Miring

Kendari, Ruangmedia Dinamika UMK Dewan Pimpinan Bantah Isu Miring Rektor Universitas Muhammadiah Kendari (UMK), Muhammad Nur beesama Dewan Pimpinan UMK membantah tudingan tindak kekerasan dan penggelapan uang yang diduga dilakukan oleh Dekan Fakultas Teknik UMK (FT-UMK), Moch. Assiddieq.

Saat ditemui di UMK, Muhammad Nur yang didampingi oleh Ketua Badan Pimpinan Harian (BPH) UMK, Sainuddin SP, Wakil Rektor I, Yamin, Wakil Rektor III, Bambang Endro Yuono, dan Kepala Biro Keuangan UMK, Muh Syukur menjelaskan, tindak kekerasan yang dituduhkan kepada Moch. Assiddieq hanyalah sebuah ekspresi keakraban yang ditunjukan oleh si Dekan kepada Mahasiswanya yang sudah dianggap seperti teman sendiri.

Dinamika UMK Dewan Pimpinan Bantah Isu Miring
Dinamika UMK Dewan Pimpinan Bantah Isu Miring

“Terkait tindak kekerasan, sebenarnya sakit pun juga itu tidak kemudian menjadi sebuah sebab sesuatu itu bisa dikatakan kekerasan, misalnya saya bertemu dengan sahabat lama saya biasanya kita dengan tidak sengaja menyapa dengan sentuhan yang keras, dan itu bukanlah sebuah tindak kekerasan kalau kita artikan dalam konteks keakraban,” ungkap Ketua BPH-UMK, Sainuddin, Rabu, (24/1/2018).

Menurutnya, Dekan FT-UMK yang belum lama ini diketahui telah mengundurkan diri dari jabatannya sebagai dekan tersebut hanya memberikan teguran kepada kedua mahasiswa FT-UMK tersebut dengan gaya teguran akrab dalam konteks orang tua dan anak, kakak dan adik ataupun sebagai seorang teman.

“Mungkin konteksnya antara orang tua dan anak, atau mungkin masih dalam tanda petik umur tidak terlalu jauh, cuma beda berbeda status antara seorang pimpinan dan seorang mahasiswa, atau mungkin juga sperti adik dengan kakak, tapi mungkin juga ada penyebabnya, mungkin karena si mahasiswa ini juga kebangetan dari sisi sikap sehingga mungkin dosen ini menegurnya dengan kaki, tapi kalau misalnya itu murni tindak kekerasan saya kira tidak,” tambahnya.

Dinamika UMK Dewan Pimpinan Bantah Isu Miring
Kampus Universitas Muhammadiyah Kendari (Dinamika UMK Dewan Pimpinan Bantah Isu Miring )

Terkait dugaan penggelapan uang biaya operasional perjalanan mata kuliah Studi Kerja Lapangan (SKL) Teknik Arsitektur senilai kurang lebih 16 Juta Rupiah. Rektor UMK, Muhammad Nur mengatakan, persoalan tersebut sudah dievaluasi oleh pimpinan UMK dan hasilnya menunjukkan bahwa Muh. Assiddieq terbukti tidak menggelapkan uang seperti yang telah dituduhkan.

“Terkait persoalan dugaan penggelapan uang itu sudah selesai, dan pimpinan juga sudah mengevaluasi, dan hasil evaluasi kami real bahwa sebenarnya tidak ada satu rupiah pun yang digelapkan,” papar Rektor UMK.

Menyambung pernyataan rektor, Wakil Rektor I, Yamin mengatakan, hasil evaluasi tersebut juga diperkuat dengan hasil mediasi yang dilakukannya dengan pihak Mahasiswa yang menyatakan bahwa Uang sejumlah 16 Juta yang disangkakan tersebut telah dikembalikan kepada seluruh mahasiswa terkait, dalam hal ini mahasiswa peserta SKL.

“Waktu kami mediasi mahasiswa, kami tanya uang itu sudah kembali atau belum ? Dan mereka menjawab sudah, kemudian uang ini clear tidak, dan katanya clear, jadi mahasiswa itu sudah terima uangnya, pak Siddieq itu satu rupiahpun tidak mengambil,” ungkap Yamin.

Untuk diketahui, Akibat dari Dinamika yang terjadi di UMK tersebut, Ratusan mahasiswa FT-UMK bersama 8 (Delapan) orang dosen tetap dan dosen tidak tetap UMK memutuskan untuk memundurkan diri dan keluar dari UMK.

Reporter : Er

Reactions

0
0
0
0
0
0
Already reacted for this post.

Suka ini?