Ini Bahayanya Terlalu Banyak Tidur Saat Weekend

Please log in or register to like posts.
News
Ini Bahayanya Terlalu Banyak Tidur Saat Weekend

Ini Bahayanya Terlalu Banyak Tidur Saat Weekend – Setiap orang berbeda-beda cara menghabiskan weekend. Salah satunya dengan cara beristirahat menjadikan solusi untuk menstabilkan kondisi tubuh dari rasa lelah setelah jauh beraktifitas. Namun taukah anda bahwa semakin lama kita tidur di saat weekend akan menimbulkan resiko penyakit seperti berikut ini;

Ini Bahayanya Terlalu Banyak Tidur Saat Weekend

Ini Bahayanya Terlalu Banyak Tidur Saat Weekend

Penyakit Jantung

Seperti yang dikutip dari nationalgeographic.grid.id bahwa penelitian lain dari The Nurses Health Study juga menunjukkan soal efek buruk kelamaan tidur. Namun, masalah ini lebih banyak terjadi pada wanita. Mereka yang tidur 9-11 jam setiap malam lebih mungkin mengalami penyakit jantung koroner 38 persen lebih tinggi dibanding dengan yang tidur 8 jam.

Hal tersebut tidak menutup kemungkinan Jadwal tidur yang tidak teratur menyebabkan bisa menjadi salah satu pemicu penyakit jantung tersebut.

Obesitas

Sebuah penelitian yang dilakukan di Quebec selama 6 tahun membuktikan bahwa waktu tidur dapat berpengaruh pada berat badan seseorang. Kurang tidur atau terlalu banyak tidur akan mempermudah bertambahnya berat badan. Dibanding dengan mereka yang biasa tidur selama 7-8 jam setiap malam, seseorang yang memiliki pola tidur seperti itu akan dengan mudah mengalami obesitas. Dalam penelitian tersebut, seseorang yang tidur antara 9-10 jam memiliki risiko 25% lebih besar mengalami pertambahan berat badan sebanyak 5 kilogram.

Sakit kepala

Bagi orang yang mudah sakit kepala, tidur lebih lama saat akhir pekan atau liburan dapat menimbulkan sakit kepala. Para peneliti mengganggap hal ini disebabkan oleh neurotransmitters yang ada di otak, termasuk serotonin. Orang yang tidur terlalu lama di siang hari dapat mengganggu waktu tidur di malam hari, dan juga akan merasakan sakit kepala saat bangun di pagi hari.

Disorientasi Pikiran / Pikun

Terlalu banyak tidur akan berakibat pada rusaknya fungsi otak sehingga menyebabkan munculnya tanda-tanda kepikunan. Hal tersebut didasarkan pada sebuah penelitian di tahun 2012 yang melibatkan beberapa wanita lanjut usia. Mereka yang tidur dengan lebih dari 9 jam terbukti mengalami kondisi otak yang menua. Karena kelebihan tidur, otak tidak akan berfungsi sebaik dulu, sekalipun usia seseorang masih sekitar 20-an tahun. Terlalu banyak tidur membuat kemampuan mengingat Anda sama dengan mereka yang sudah lanjut usia.

Depresi

Meski biasanya depresi dikaitkan dengan insomnia, namun tahukah fakta sebenarnya? Ternyata 15 persen orang merasa depresi karena ia tidur terlalu lama. Bahkan, kebiasaan ini dapat menyebabkan rasa depresi semakin parah. Kebiasaan tidur yang teratur sangat penting untuk proses penyembuhan. Percayalah, segala sesuatu yang teratur memang dapat menghasilkan sesuatu yang baik.

Reactions

0
0
0
0
0
0
Already reacted for this post.

Suka ini?