Inilah Janji Paslon Rusda dan Sjafei Kahar Saat Debat Pilgub di Kendari

Please log in or register to like posts.
News
Pemaparan Visi Misi para Paslon Debat Pilgub Sulawesi Tenggara

KENDARI, Ruangmedia.com – Inilah Janji Paslon Rusda dan Sjafei Kahar Saat Debat Pilgub di Kendari. Setelah pemaparan visi misi yang telah disampaikan pada masing-masing Pasangan Calon (Paslon). Di Tahap pertama sebelumnya, pada debat Pilihan Gubernur Sulawesi Tenggara (Pilgub Sultra). Terkait tentang “Pemaparan program Kerja” yang dijelaskan lewat visi dan misi dari para kandidat Paslon utamanya pada Pasangan Nomor Urut Tiga yakni Rusda Mahmud dan Ir. H LM Sjafei Kahar, MSi.

Inilah Janji Paslon Rusda dan Sjafei Kahar Saat Debat Pilgub di Kendari

Inilah Janji Paslon Rusda dan Sjafei Kahar Saat Debat Pilgub di Kendari
Ketgam: Pemaparan Visi Misi Paslon nomor urut tiga pada Debat Pilgub Sulawesi Tenggara 2018

Pertanyaan pertama pada debat Pilgub Sultra di Tahap Kedua acara berlangsung tadi dijelaskan dengan rinci. Oleh Pasangan Calon (Paslon) Nomor Urut Tiga terkait dengan Sumber PAD Sultra yang terbatas.

Program Kongkrit guna mewujudkan Hak Cerdas Masyarakat Sulawesi Tenggara yakni penggabungan antara sukses dan Bahagia dalam arti masyarakat yang dibina dengan cerdas di lingkup Sultra Cepat.

“Jadi dalam hal meningkatkan PAD karena Paradigma sultra cepat adalah pemerintahan dikelola seperti perusahaan.” Ungkap Rusda Mahmud saat menjawab pertanyaan pertama dari moderator, Kamis malam (5/4/2018).

“Karena yang namanya cerdas adalah penggabungan antara Sukses dan Bahagia”, Tambahnya

Berbeda dengan suasana jawaban atas pertanyaan pertama yang dipaparkan secara rinci dan panjang. Namun ketika menjawab pertanyaan yang kedua tersebut dengan Padat dan Singkat diutarakan terkait dengan “Penajaman Program Kerja” dari pemaparan Visi Misi Hak Fasilitas Publik Masyarakat Sulawesi Tenggara (Sultra).

Rencana Program kerja yang akan dijalankan Pasangan Calon Nomor Urut Tiga ini yakni akan berencana melakukan Penghijauan.

“Apabila kami hijaukan seluas lahan 1 hectar, dengan menanam kayu yang cepat tumbuh dan punya nilai ekonomi. Maka saya yakin dan percaya bahwa PAD Sulawesi Tenggara Bisa mencapai 200 trilliun,” Tegasnya.

Ia juga menambahkan “Artinya kalau dikelola setengahnya saja, tahun pertama 100.000 hectar, lalu tahun  kedua juga sampai 100.000 hectar sampai tahun kelima. Maka, setelah panen tahun pertama hingga seterusnya kemudian pemberdayaannya dapat, ketenagakerjaannya dapat, dan tentu PADnya juga dapat.”

“Karena selama ini pemerintah melaksanakan Go Green itu cuma sekedar ceremonial belaka, Karena tidak punya nilai ekonomi dan kayu sembarang hutan.” Tutupnya.

Summary
Review Date
Author Rating
51star1star1star1star1star

Reactions

0
0
0
0
0
0
Already reacted for this post.

Suka ini?