Isu HOAX Telur Palsu Yang Beredar di Kota Kendari

Please log in or register to like posts.
News
Isu HOAX Telur Palsu Yang Beredar di Kota Kendari

Kendari, RuangmediaIsu HOAX Telur Palsu Yang Beredar di Kota Kendari. Video penemuan telur yang diduga telur palsu di Kota Kendari sempat viral di Medsos pekan lalu, dalam video tersebut, tampak seseorang sedang menerangkan tentang dugaan beredarnya telur palsu yang ditemukan di Kota Kendari.

Viralnya Video tersebut akhirnya sampai ke telinga Pihak Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) hingga akhirnya dilakukanlah penelusuran untuk mengetahui kebenaran informasi yang diberikan oleh si pembuat Video tersebut.

Dirkrimsus Polda Sultra, Kombes Pol. Wira Satya Tri Putra saat ditemui di Polda Sultra mengatakan, berdasarkan hasil penyelidikkannya, Pihak Polda Sultra menyimpulkan, telur yang ada di dalam video tersebut adalah telur asli dan bukan telur palsu seperti yang dijelaskan dalam video tersebut.

“Awal penelusurannya, Video tersebut diketahui mulai beredar pada 15 Januari 2018 lalu, berdasarkan hasil penyelidikan oleh personil Subdit I Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sultra pada tanggal 16 januari ditemukan bahwa video tersebut diposting oleh pemilik akun atas nama “ZN” (Inisial),” kata Kombes Pol. Wira Satya, Selasa (23/1/2018).

Isu HOAX Telur Palsu Yang Beredar di Kota Kendari
Ketgam: DirKrimsus, Kombes Pol Wira Satya Bersama Kabid Humas Polda Sultra dan Dokter Ahli Menjelaskan Bahwa Telur di Dalam Video adalah telur asli

Kemudian, pada Rabu 17 Januari 2018, personil Subdit I Ditreskrimsus melaksanakan operasi pasar bersama Dinas Tanaman Pasar Pangan dan Peternakan Kota Kendari guna mengecek ke pasar basah Mandonga Kendari terkait dugaan beredarnya telur palsu di Kota Kendari dan berdasarkan hasil permintaan keterangan terhadap ZN bahwa telur yang ada dalam postingan tersebut berasal dari toko BT.

Atas kasus Isu HOAX Telur Palsu Yang Beredar di Kota Kendari sehingga mereka Menindak lanjuti operasi pasar tersebut, pada Kamis 18 Januari 2018, personil Subdit 1 Ditreskrimsus bersama dengan dinas tanaman pangan dan peternakan melakukan pengecekan terhadap toko BT dan meminta izin kepada pemilik toko atas nama “RW” (Inisial) untuk mengecek telur di peternakan unggas milik toko BT di jalan Nanga-nanga (tempat pengambilan telur BT) dan dilanjutkan dengan pengecekan terhadap toko BT dan meminta izin kepada pemilik toko untuk mengambil telur sebanyak 24 butir dengan usia ayam petelur yang berbeda-beda dari usia 5,14, 15 dan 18 bulan untuk dilakukan uji laboratorium serta pengamatan dan membandingkan telur-telur tersebut dengan telur yang diduga palsu.

Penelitian tersebut dilakukan oleh Dokter Hewan, Drh. Rakhwana sebagai dokter ahli dan juga Kasi pelayanan klinik hewan dinas tanaman pangan dam peternakan Kendari.

“Metode yang digunakan dalam pengecekan dan pengamatan sampel telur dari peternakan dan telur yang diduga palsu adalah dengan memecahkan telur tersebut dan dipisahkan menurut usia dari ayam petelur serta dilakukan pengamatan dengan cara menyentuh bagian bagian telur dengan menggunakan tangan dan dari hasil pengamatan tersebut ditemukan bahwa telur yang diduga palsu identik dengan telur dari ayam yang berusia 5 bulan,” papar Kombes Pol Wira.

Selain itu hasil penelitian tersebut juga diperkuat dengan hasil uji laboratorium Universitas Halu Oleo (UHO) yang menyatakan bahwa kandungan dari telur tersebut identik dengan telur asli.

Menyikapi Isu HOAX Telur Palsu Yang Beredar di Kota Kendari tersebut pihak kepolisian menghimbau agar para pengguna Medsos lebih berhati-hati dalam berspekulasi mengingat informasi yang disebar melalui medsos sangat cepat menyentuh ke masyarakat luas.

“Rencana tindak lanjut, Kami akan melakukan sosialisasi kepada pedagang telur dan masyarakat bahwa video yang telah viral tersebut terkait dengan dugaan telur palsu tersebut tidak benar dan sudah dibuktikan berdasarkan keterangan ahli dan uji laboratorium,” tukasnya.

 

Reporter : Er

Summary
Review Date
Reviewed Item
Recomended
Author Rating
51star1star1star1star1star

Reactions

0
0
0
0
0
0
Already reacted for this post.

Suka ini?