Isu Perang Ekonomi Antara Amerika Serikat dan Turki

Please log in or register to like posts.
News
Isu Perang Ekonomi Antara Amerika Serikat dan Turki

Isu Perang Ekonomi Antara Amerika Serikat dan Turki. – Terkait tentang maraknya isu akan terjadi perang ekonomi antara Amerika Serikat dan Turki yang semakin memanas. Akibat kabar anjloknya mata uang Turki, Lira yang berada di posisi terendah hingga 66%. Terhadap Dolar Amerika Serikat semenjak awal tahun 2018.

Memanas nya hingga saat ini yakni Presiden Turki Racep Tayyip Erdogan. Sampai berencana akan memboikot produk elektronik buatan Amerika Serikat tersebut, termasuk salah satunya produk elektronik yang mendunia seperti hal nya IPhone. Presiden Turki Racep Tayyip Erdogan, mengerahkan warganya untuk menggunakan produk alternatif seperti Samsung. Ataupun ponsel buatan domestik dengan berencana akan memproduksi dalam jumlah yang cukup untuk warganya sendiri. Hal itu dipaparkannya pada pidato hari selasa kemarin (14/8/2018).

“Kami akan memproduksi sendiri telepon untuk kebutuhan dalam negeri. Kami harus melayani produk berkualitas daripada mengimpor dari mereka,” ucap Erdogan dalam pidatonya seperti dilansir CNBC.

Persoalan demi persoalan perlahan meretakkan hubungan kedua negara tersebut. Pada Tahun 2016, terkait persoalan Brunson ditahan pemerintah Turki karena dituduh terlibat dalam upaya kudeta Erdogan.

Isu Perang Ekonomi Antara Amerika Serikat dan Turki

Isu Perang Ekonomi Antara Amerika Serikat dan Turki
Ketgam: Presiden Turki Racep Tayyip Erdogan (Kiri), Presiden Amerika Serikat Donald Trump (kanan)

Polemik antara Turki dan Amerika Serikat pun berlanjut dengan kecaman bahwa Amerika Serikat menuding stabilitas perekonomian di negara Turki hingga merujuk pada Sanksi yang akan diberikan kepada Amerika Serikat dengan cara menaikkan tarif impor baja dan alumunium asal Turki menjadi dua kali lipat seperti yang terlansir di CNBC. Tahun 2017 akibat ketidakstabilan politik dan nilai dolar Amerika terhadap mata uang Lira, Turki. Untuk harga IPhone 7 128GB dijual dengan harga termahal kisaran, mencapai US$ 1.210 atau sekitar (Rp 15,7 juta). Tahun 2018 karena Negara Turki alami merosot tajamnya ekonomi yang cukup serius pada nilai tukar mata uang Turki, lira. Kemungkinan hal itu juga memengaruhi harga produk asal AS termasuk iPhone X yang kabarnya dibanderol 7.499 lira atau sekitar 1.143 dollar AS (sekitar Rp 16,7 jutaan).

Meski demikian tetap ada halangan bagi Erdogan untuk mewujudkan pemboikotan, diketahui bahwa memproduksi ragam elektronik smartphone tetap akan memakai produk asal Amerika Serikat salah satunya pelapis layar smartphone yang diciptakan perusahaan Corning ada di sebagian produk mereka.

Reactions

0
0
0
0
0
0
Already reacted for this post.

Suka ini?