KBRI Susun Contingency Plan Terkait Perlindungan WNI di Suriah

Please log in or register to like posts.
News
KBRI Susun Contingency Plan Terkait Perlindungan WNI di Suriah

Ruangmedia – KBRI Susun Contingency Plan Terkait Perlindungan WNI di Suriah. Tercatat oleh data Perlindungan WNI dan BHI Kementerian Luar Negeri. Suriah adalah urutan keempat, negara yang menampung WNI terbanyak utamanya sebagian besar adalah TKI Ilegal. Atau yang menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). Data terakhir yang didapat dari Kementerian Dalam Negeri Suriah, tercatat 1.574 WNI yang memiliki izin tinggal di Suriah. Sisahnya Data yang tak tercatat merupakan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang diberangkatkan tidak sesuai prosedur.

KBRI Susun Contingency Plan Terkait Perlindungan WNI di Suriah

KBRI Susun Contingency Plan Terkait Perlindungan WNI di Suriah
Ketgam: Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang dipulangkan KBRI di Suriah. Dikutip dari gambar tribunnews.com

Pemerintahan Indonesia masih mempertahankan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Damaskus, Suriah. Alasan kuatnya ialah untuk memastikan Warga Negara Indonesia (WNI) di Suriah mendapatkan perlindungan. Seperti yang dipaparkan juga oleh Direktur Keamanan Internasional dan Pelucutan Senjata Kementerian Luar Negeri, Grata Endah Werdaningtyas.

“Masih cukup banyak WNI yang ada di Damaskus. Jadi keberadaan KBRI itu lebih ke arah untuk sebisa mungkin melakukan perlindungan atau jaminan kehadiran negara. Kalau misalnya WNI ada yang mengalami permasalahan, mereka harus kemana mengadu jika tidak ada KBRI di Suriah,” Dikutip dari media tempo.co

Belum lama ini pula sebuah serangan telah merusak ibu kota Damaskus. Dan dua titik lokasi lainnya di kota Homs, Sabtu (14/04). Terkait Perlindungan WNI di Suriah atas kejadian tersebut, KBRI menyusun Contingency Plan (Rencana Cadangan) jika situasi tersebut kembali memanas. Hal tersebut dijelaskan oleh Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia dan Badan Hukum Indonesia (PWNI-BHI) Kementerian Luar Negeri, Muhammad Iqbal.

“Kalau terkait warga negara sudah sejak seminggu terakhir kita sudah melakukan antisipasi terkait perkembangan di Suriah, bahkan KBRI sudah menyusun contingency plan dalam rangka memberikan perlindungan kepada sekitar 2.000-an WNI kita yang masih ada di Suriah,” Dikutip dari media www.bbc.com, Senin (16/04/2018).

Lanjutnya, Walaupun Pemerintah Indonesia belum ada rencana untuk mengevakuasi para Warga Negara Indonesia (WNI) yang bermukim di suriah. Namun, Pemerintah Tetap Menaikkan tingkat kewaspadaan terhadap perkembangan konflik yang sudah berlangsung selama lebih dari tujuh tahun hingga sampai hari ini.

Hal lainnya ia juga menjelaskan adanya data laporan sejumlah 40 Warga Negara Indonesia (WNI) yang diperioritaskan untuk pulang ke Indonesia. Diantaranya yakni WNI yang meminta bantuan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) karena alasan permasalahan ketenagakerjaan dan ada juga pengaduan terkait tidak aman terhadap konflik yang sering datang.

“Sebagian dari mereka karena merasa tidak aman, sebagian lainnya karena mereka ada permasalahan ketenagakerjaan dengan majikannya sehingga meminta bantuan KBRI,” jelas Iqbal

Summary
Review Date
Author Rating
51star1star1star1star1star

Reactions

0
0
0
0
0
0
Already reacted for this post.

Suka ini?