Kejujuran Adalah Tolak Ukur Kemajuan Suatu Daerah

Please log in or register to like posts.
News

WAKATOBI – Kejujuran Adalah Tolak Ukur Kemajuan Suatu Daerah  Kekayaan alam dan potensi Indonesia berada diposisi nomor dua didunia namun untuk kesejahteraan, itu nomor 86 didunia. Hal tersebut Tentunya berdampak kepada daerah kecil didalamnya.

Kejujuran Adalah Tolak Ukur Kemajuan Suatu Daerah
Ketgam : Adam Bahtiar – pelaksana tugas (Plt) Badan Kesatuan Bangsa Dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Wakatobi

Hal itu diungkapkan pelaksana tugas (Plt) Badan Kesatuan Bangsa Dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Wakatobi, Adam Bahtiar dalam sosialisasi wawasan kebangsaan yang digelar di Kecamatan Binongko. Mengusung tema implementasi wawasan kebangsaan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, menuju Wakatobi sebagai Kabupaten maritim yang sejahtera dan berdaya saing, dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai inti dari persoalan Kejujuran Adalah Tolak Ukur Kemajuan Suatu Daerah.

“Mengapa demikian, karena kita kekurangan orang jujur dan jelas itu menjadi tolak ukur kemajuan suatu daerah. Kendati kejujuran itu adalah awal dari semua kebaikan, menyatunya perkataan dan perbuatan dalam tugas maupun aktifitas sehari-hari,”terangnya. Usai pelaksanaan Sosialisasi Wawasan Kebangsaan yang digelar di Aula Kecamatan Binongko. Senin, (11/12/2017).

Lebih lanjut mantan sekretaris Kesbang Kabupaten Buton itu mengatakan yang kita harapkan adalah adanya kesatuan pemahaman dikalangan aparatur pemerintah, baik didesa di kecamatan, dan masyarakat pada umumnya tentang wawasan kebangsaan.

“Supaya kesadaran terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara itu lebih ditingkatkan dalam masyarakat, sehingga tidak lagi terjadi gesekan apalagi ada pengaruh dari kegiatan politik. sehingga suasana didaerah itu bisa kondusif,”jelasnya.

Sebagai informasi tambahan mengenai, gambaran tentang Kejujuran Adalah Tolak Ukur Kemajuan Suatu Daerah dari sebuah kegiatan sosialisasi tersebut diikuti sekira 70 orang lebih masyarakat Binongko yang terdiri dari Ibu-Ibu Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), tokoh masyarakat, aparat pemerintah dan tokoh masyarakat.

Reporter : Nova Ely Surya

Reactions

0
0
0
0
0
0
Already reacted for this post.

Suka ini?