Kemenag Ingatkan PIHK tentang Patuhi SPM. – Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) bersamaan dengan rampungnya keberangkatan Jemaah Haji Khusus tahun 1439H/2018M. Yang dilepaskan pada hari ini, Sabtu (28/07) menekankan kepada Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) untuk mematuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM).

Tidak jauh berbeda dengan Tahun sebelumnya, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU), Nizar Ali. Menemani para Jemaah Haji Khusus di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang. Pada Haji 2017, para Jemaah Haji Khusus Yang diberangkatkan pertama kalinya berjumlah 82 jemaah dari jumlah 16.902.

Pelepasan Jemaah Haji Khusus Tahun ini pihak PT Andromeda Atria Wisata membawahi sejumlah 81 Jemaah. Yang juga dihadiri oleh Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Arfi Hatim. Perwakilan Asosiasi Permusyawarakatan Antar Syarikat Travel Umrah dan Haji Indonesia (PATUHI). Senior GM Terminal 3 Bandara Soeta, dan Kepala Otoritas Bandara 1. Perwakilan Kepolisian Sub Sektor Bandara, serta perwakilan PT Angkasa Pura II.

Kemenag Ingatkan PIHK tentang Patuhi SPM

Kemenag Ingatkan PIHK tentang Patuhi SPM
Ketgam: Dirjen Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Nizar Ali saat diwawancarai (Foto: news.detik.com)

Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus, Arfi Hatim. Menegaskan bahwa sampai hari ini, memiliki 16.905 Jemaah Haji Khusus yang terdaftar namanya di dalam e-Hajj. Setidaknya sebanyak 12.131 jemaah atau 71% dari jumlah jemaah yang akan berangkat sudah selesai dalam proses pengurusan visa. Ia pun memaparkan jadwal keberangkatan Jemaah Haji Khusus dimulai hari ini tanggal 28 Juli Hingga 16 Agustus 2018. Yang diberangkatkan dari enam bandara Internasional di Indonesia, diantaranya yaitu Jakarta, Surabaya, Makassar, Palembang, Pekanbaru, dan Medan. Sementara itu, kepulangan para Jemaah Haji Khusus ke tanah air dimulai dari tanggal 26 agustus sampai dengan 12 september 2018.

Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus, Arfi Hatim menambahkan. Bahwa sesuai dengan ketetapan kontrak yang telah dibuat antara Kemenag dengan pihak Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK). Diantaranya yakni Tim Monitoring serta Tim Pengawasan Pemberangkatan dan Pemulangan Jemaah Haji Khusus Tahun 1439 H/2018 M.

“Tugas tim bertujuan menerima laporan keberangkatan dari petugas PIHK, yang kemudian memastikan jemaah berangkat dari tanah air menuju Arab Saudi,” jelas Arfi.

Selain itu pula, Kemenag berkordinasi dengan PT Angkasa Pura II dan menggandeng pihak Otoritas Bandara, Kepolisian Sektor Sub Bandara International Soekarno Hatta, serta asosiasi PIHK. Bertujuan, untuk dapat memonitoring proses pemberangkatan dan pemulangan Jemaah Haji Khusus. Dengan cara mendirikan posko sebagai tempat petugas PIHK guna memudahkan pelaporan ke petugas monitoring Kemenag.

Summary
Review Date
Reviewed Item
Recomended
Author Rating
51star1star1star1star1star
Comments to: Kemenag Ingatkan PIHK tentang Patuhi SPM

Your email address will not be published.

Attach images - Only PNG, JPG, JPEG and GIF are supported.