Kemenpora Identifikasi Atlit di Wakatobi

Please log in or register to like posts.
News

WakatobiKemenpora Identifikasi Atlit di Wakatobi, Begini Tanggapan Koni Kementerian Pemuda Olahraga (Kemenpora) tidak berjalan sendirian. Kemenpora kerab menggandeng Pengurus Besar (PB) dan juga Pesatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) dalam hal melakukan identifikasi atlit, guna memastikan potensi olahraga dayung di Wakatobi.

Hal tersebut dikatakan oleh Sekretaris Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Wakatobi saat ditemui digedung dharma wanita wangiwangi. Jumat, (17/11/2017).

“Kebetulan selama ini Wakatobi adalah salah satu penyumbang medali di Asia, Asia Tenggara, maupun dikejuaraan dunia, khususnya dicabang olah raga (Cabor) dayung,”ujarnya.

Lanjut Ardin Ambo, jadi mereka ini termotivasi dari itu, sehingga ingin membuktikan apakah betul ada potensi olahraga dayung di Wakatobi.

Kemenpora Identifikasi Atlit di Wakatobi
Ketgam : Ardin Ambo – Sekretaris Koni Kabupaten Wakatobi

“Nah, kami Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Wakatobi sangat mensupport hal ini, terkait dengan pembinaaan olahraga di daerah ini,”katanya.

Adapun Kontribusi KONI Kabupaten Wakatobi pada pencarian bibit atlit tersebut ialah memfasilitasi apa yang menjadi kebutuhan dari PB PODSI maupun terkait dengan Kemenpora Identifikasi Atlit di Wakatobi dan pencarian bibit Cabor dayung.

Kendati berkaitan dengan salah satu program KONI setempat yaitu pemanduan niat dan bakat. Ini salah satu implementasi program KONI.

“Harapan besar kami di KONI, kiranya jangan hanya olahraga dayung saja yang dibidik oleh Kemenpora dan PB lainnya. Sebab ini adalah salah satu pintu masuk untuk pencarian bibit, bagi atlit yang memiliki potensi di cabor gulat, renang yang punya potensi, dan layar yang hampir belum tersentuh sama sekali,”harapnya.

Sehingga KONI Kabupaten Wakatobi, kata dia, kedepannya akan membangun komunikasi dengan Kemenpora terkait dengan pembibitan atlit di Kabupaten Wakatobi.

“Hasil dari identifikasi dari PB PODSI dan Kemenpora, nantinya akan kita dorong dan kita fasilitasi,”tutupnya.

Tambahnya, pesertanya adalah anak dari kalangan usia 13 hingga 17 tahun, meski tidak terdaftar di sekolah formal (tidak sekolah). Namun selama tidak melampaui batas umur, itu sah-sah saja.

 

Lihat juga: Kemenpora Berburu Bibit Dayung DiWakatobi.

Reporter : Nova Ely Surya

Summary
Review Date
Reviewed Item
Kemenpora Dan PB PODSI Identifikasi Atlit Di Wakatobi
Author Rating
51star1star1star1star1star

Reactions

0
0
0
0
0
0
Already reacted for this post.

Suka ini?