Ketua Dewan Pers Imbau Media Tak Overdosis Soroti Aksi Terorisme. – Ketua Dewan Pers Yosep Stanley Adi Prasetyo mengimbau kepada teman-teman media massa. Untuk tidak overdosis dalam memberitakan berita terorisme. Terkait aksi teror bom yang terjadi beberapa waktu lalu hingga sekarang, sebab hal tersebut hanya menjadi oksigen bagi suksesnya aksi terorisme.

Ketua Dewan Pers Imbau Media Tak Overdosis Soroti Aksi Terorisme

Ketua Dewan Pers Imbau Media Tak Overdosis Soroti Aksi Terorisme
Foto Ist. | Dikutip dari media minanews.net

Yosep mengkritik beberapa hal dan menghimbau kepada insan media yang sudah berlomba-lomba memberitakan live Breaking News. Dengan cepat namun mengulang gambar yang sama sejak pagi hingga malam. Salah satunya seperti yang terlansir di media liputan6.com.

“Jadi jangan berlebihan, jangan memberitakan live.  Boleh saja breaking news, ya artinya update saja dari peristiwa-peristiwa yang ditemukan korbannya, yang tadi masih hidup dibawa ke rumah sakit lalu meninggal, seperti itu. Jangan siaran terus menerus, kamera diarahkan ke situ,” Dikutip dari media liputan6.com, Kamis (17/05).

Hal lainnya, Yosep memaparkan bahwa untuk pemberitaan breaking News sendiri diperbolehkan jika berita yang ditayangkan hanya sebatas beberapa menit setelah kejadian, bukan ditayangkan berulang bahkan hingga beberapa jam kemudian. Kritikan tegas juga ia jelaskan terkait hal media daring yang mengunggah informasi yang beredar di media sosial tanpa verifikasi yang membuat masyarakat luas ikut panik setelah mendengar informasi tersebut.

Dalam jurnalisme tidak ada teori yang mengajarkan berita tayang dulu lalu konfirmasi kemudian,” kritik Yosep.

Penegasan oleh Ketua Dewan Pers Yosep Stanley Adi Prasetyo disampaikannya bukan untuk membatasi pemberitaan. Namun hal tersebut guna meningkatkan profesionalitas dan ketaatan pada kode etik jurnalistik seperti yang dipaparkannya kepada media minanews.net usai menjadi salah satu pembicara pada Forum Merdeka Barat (FMB 9) bertema “Cegah dan Perangi Aksi Teroris” di Gedung Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), di Jakarta, Rabu (16/5).

“Kita harus hati-hati. Kami mengingatkan temen-temen media, jangan terlalu over dosis di dalam pemberitaan. Tidak maksud meminimalisir, tapi meningkatkan profesionalitas dan ketaatan pada kode etik jurnalistik,” ujar Yosep.

 

Summary
Review Date
Reviewed Item
Recomended
Author Rating
51star1star1star1star1star
Comments to: Ketua Dewan Pers Imbau Media Tak Overdosis Soroti Aksi Terorisme

Your email address will not be published.

Attach images - Only PNG, JPG, JPEG and GIF are supported.