Kisah Penangkapan Begal Cacing di Kendari. – Kepala Kepolisian Sektor Mandonga, IPTU Fajar Mauludi. Mengatakan penangkapan ketiga komplotan begal di Kendari, Sulawesi Tenggara. Yakni AR (17), UT (18), dan IA (19) yang beraksi dengan senjata tajam Samurai. Berdasarkan petunjuk dari masyarakat di 10 Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang menjadi target penelusuran kejadian.

Pelaku pertama yang berhasi dibekuk oleh polisi adalah AR (17) di wilayah Kantor RRI lama berdasarkan laporan oleh warga. Kemudian itu polisi melakukan penyebaran TIM hingga akhirnya di dapatlah pelaku aksi begal lainnya diantaranya UT (18) dan IA (19) di wilayah Kecamatan Mandonga dan di Kecamatan Kendari Barat.

Informasi IPTU Fajar Mauludi kepada seluruh awak media saat di wawancarai. Ketiga pelaku itu diselidiki aksinya sejauh ini bekerja secara berkelompok dengan nama “Cacing”. Sesuai dengan namanya yang masih tergolong sangat muda, memiliki anggota kelompok lainnya yang kabarnya tersisa lima orang yang belum ditangkap dan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Saat ini polisi tengah menelusuri keberadaan para pelaku.

Kisah Penangkapan Begal Cacing di Kendari

Kisah Penangkapan Begal Cacing di Kendari
Foto. Ist.

Tiga Pelaku Begal yang sempat meresahkan warga Kota Kendari akhirnya dibekuk Anggota Reserse dan Kriminal (Reskrim) Kepolisian Sektor (Polsek) Kemaraya, Kendari, Sultra. Ketiganya adalah AR, UT dan IA.

Salah satu pelaku, AR, terlebih dulu ditangkap tanpa perlawanan. Petugas kemudian melakukan pengembangan di lapangan. Hasilnya, dua pelaku lainnya,l UT dan IA, ditangkap beserta barang bukti uang tunai puluhan juta dan sejumlah unit Handphone.

“Tiga pelaku ini menamakan kelompok mereka, dengan sebutan begal cacing,” terang Kapolsek Kemaraya, IPTU Fajar Mauludi, saat ditemui di kantornya, Senin (23/7/2018) malam.

ketiga pelaku, kata Fajar, dianggap meresahkan warga Kota Kendari. Sebab dalam melancarkan aksi kejahatannya, ketiganya tidak segan-segan melukai korbannya dengan senjata tajam, terlebih jika melakukan perlawanan. Ketiganya juga diketahui masih berusia remaja, bahkan salah satu pelaku masih tergolong anak dibawah umur.

“Komplotan begal sudah melakukan aksinya sebanyak 10 TKP,  seperti di jalan poros Kebi, Jalan La Ute dan Kendari Barat, Ketiganya masih remaja, salah satunya justru tergolong anak dibawah umur,” ujarnya.

Kini ketiga pelaku telah dijebloskan ke dalam sel tahanan Polsek Kemaraya. Atas perbuatannya pelaku juga ditetapkan pasal 365 ayat (1) Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara.

Summary
Review Date
Reviewed Item
Recomended
Author Rating
51star1star1star1star1star
Comments to: Kisah Penangkapan Begal Cacing di Kendari

Your email address will not be published.

Attach images - Only PNG, JPG, JPEG and GIF are supported.