KPK Periksa 22 Saksi Suap DPRD Sumut

Please log in or register to like posts.
News
KPK Periksa 22 Saksi Suap DPRD Sumut

KPK Periksa 22 Saksi Suap DPRD Sumut – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini kembali melakukan pemeriksaan. Hari ini kasus dugaan korupsi terkait soal penerimaan suap dari mantan Gubernur Sumatera Utara Gatot Pudjo Nugroho.

KPK Periksa 22 Saksi Suap DPRD Sumut

KPK Periksa 22 Saksi Suap DPRD Sumut
Foto Ist

Sampai saat ini sekitar 150 orang saksi berasal dari eksekutif dan legislatif telah diperiksa dalam proses penyidikan. Hingga sampai pada akhirnya sejumlah 22 saksi menjalani proses pemeriksaan di kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara. Yang diagendakan untuk 38 tersangka anggota DPRD Sumatera Utara.

38 Nama Tersangka Yang termasuk Anggota DPRD Sumut
1. Rijal Sirait

2. Rinawati Sianturi

3. Rooslynda Marpaung

4. Fadly Nurzal

5. Abu Bokar Tambak

6. Enda Mora Lubis

7. M Yusuf Siregar

8. Muhammad Faisal

9. DTM Abul Hasan Maturidi

10. Biller Pasaribu

11. Richard Eddy Marsaut Lingga

12. Syafrida Fitrie

13. Rahmianna Delima Pulungan

14. Arifin Nainggolan

15. Mustofawiyah

16. Sopar Siburian

17. Analisman Zalukhu

18. Tonnies Sianturi

19. Tohonan Silalahi

20. Murni Elieser Verawati Munthe

21. Dermawan Sembiring

22. Arlene Manurung

23. Syahrial Harahap

24. Restu Kurniawan Sarumaha

25. Washington Pane

26. John Hugo Silalahi

27. Ferry Suando Tanuray Kaban

28. Tunggul Siagian

29. Fahru Rozi

30. Taufan Agung Ginting

31. Tiaisah Ritonga

32. Helmiati

33. Muslim Simbolon

34. Sonny Firdaus

35. Pasiruddin Daulay

36. Elezaro Duha

37. Musdalifah

38. Tahan Manahan Panggabean

Selama proses penyidikan kasus dugaan suap 38 anggota DPRD Sumatera Utara. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menerima pengembalian uang sebesar Rp 3,7 miliar. Seperti yang dipaparkan oleh Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah kepada liputan6.com, Bahwa sikap koperatif yang dilakukan dengan cara mengembalikan uang dan mengakui perbuatan justru meringankan dalam penanganan kasus tersebut.

“Kami ingatkan kembali, sikap koperatif dan pengembalian uang akan dihargai sebagai faktor meringankan dalam penanganan kasus ini,” Dikutip dari media liputan6.com, Selasa (22/5/2018).

Sebelumnya, pada 3 April 2018 Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah menetapkan untuk para 38 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Utara. Sebagai tersangka tindak pidana memberi atau menerima hadiah terkait fungsi dan kewenangan sebagai anggota DPRD Sumut 2009-2014 dan/atau 2014-2019.

Summary
Review Date
Reviewed Item
Recomended
Author Rating
51star1star1star1star1star

Reactions

0
0
0
0
0
0
Already reacted for this post.

Suka ini?