Pelayanan Jemaah Haji meningkat signifikan – Upaya peningkatan pelayanan para jemaah haji 1439H/2018M asal indonesia. Pada kenyataannya Kementerian Agama (Kemenag) dari tahun ke tahun memberikan pelayanan meningkat signifikan. Bahkan diprediksikan tahun ini sangat signifikan untuk pelayanan bagi cateringnya pun. Para jemaah akan menerima 40 kali makan di Makkah, 1 kali di Bandara. Kemudian 18 kali di Madinah, dan 16 kali saat fase puncak haji di Arafah-Muzdalifah-Mina atau Armina. Seperti yang disosialisasikan oleh Kasubdit Katering Haji Kemenag, Abdullah Yunus mengenai Peningkatan Pelayanan Jemaah Haji di Arab Saudi 1439H/2018M di Hotel Mariot Medan akhir pekan lalu.

Informasi lainnya di tanggal 5 – 6 – 7 Dzhulhijjah serta 14 – 15 Dzulhijjah, para jemaah haji tidak mendapatkan layanan catering.

Untuk jadwal distribusi catering jemaah haji di Arab Saudi 1439H/2018M seperti yang terlansir di setkab.go.id.

Madinah

Makan siang mulai didistribusikan dari jam 10.00 – 13.00 waktu Arab Saudi (WAS). “Harapannya sebelum dzuhur sudah terdistribusi semua,” jelas Abdullah.

Untuk makan malam,  distribusi dilakukan dari jam 16.00 sampai 20.00 (WAS).

Makkah

Makan siang mulai didistribusikan pukul 08.00 – 11.00 WAS.  Makan malam dikirim ke pemondokan jemaah mulai 17.00 – 21.00 WAS.

Armina

Makan pagi mulai distribusi catering untuk para jemaah haji sekitar pukul 06.00 – 09.00 (WAS). Kemudian akan kembali lagi di distribusikan mulai makan siang 11.00 – 13.00. Dan terakhir waktu makan malam dikirim mulai 17.00 – 19.00 (WAS).

Pelayanan Jemaah Haji meningkat signifikan

Pelayanan Jemaah Haji meningkat signifikan
Foto (Ilustrasi)

Melalui sosialisasi peningkatan pelayanan yang sangat signifikan tersebut dipastikan akan mempengaruhi Indeks Kepuasan Jemaah Haji Indonesia (IKJHI). Untuk IKJHI sendiri menilai kepuasan para jemaah haji dari beberapa aspek yakni. Petugas kloter dan non kloter, pelayanan ibadah, akomodasi, transportasi dan bus, catering, pelayanan kesehatan dan lain-lain.

Pasalnya, perubahan nilai kepuasan dalam poin IKJHI dari tahun 2015 menuju tahun 2016 pun. Untuk tingkat kepuasannnya para jemaah haji pada pelayanan catering saja turun hingga 0,27 poin. Meski perubahaan signifikan di atas standar telah didapatkan di tahun 2016 yakni sekitar 1,16 poin dibandingkan tahun lalu melalui hasil survei IKJHI dari 9 pelayanan yang dinilai diatas 75%.

Di tahun 2017, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Suhariyanto kembali mensosialisasikan hasil survey para tingkat kepuasan para jemaah haji atas fasilitas yang diberikan terhadap 10 kualitas pelayanan publik yang disoroti seperti pelayanan petugas, pelayanan ibadah, akomodasi, transportasi bus, pelayanan catering, pelayanan kesehatan kloter, dan lain sebagainya yakni indeks tertinggi dicapai pada jenis pelayanan transportasi bus antar kita dengan indeks 88,23 persen, sedangkan yang terendah pada jenis pelayanan tenda di Arafah, Muzdalifah, dan Mina atau Armina sebesar 75,55 persen, tapi masih dalam kategori memuaskan,” kata Suhariyanto.

Dengan kata lain, naik mencapai 1,02 poin dibandingkan dari tahun sebelumnya. Dari adanya perbandingan survei yang sudah dilakukan sejak 2010 antara Kementerian Agama (Kemenag) dan BPS. Hal ini dilakukan melalui acuan dalam Undang-Undang (UU) nomor 13 tahun 2008 tentang penyelenggaraan ibadah haji.

Untuk para Jemaah Haji tahun ini 1439H/2018M akan dipastikan Indeks Kepuasan Jemaah Haji Indonesia. Mencapai poin yang sangat tinggi dari tahun-tahun sebelumnya terhadap Pelayanan Jemaah Haji meningkat signifikan. Diantaranya yakni;

Koper Jemaah Haji Diantar Hingga Kamar Hotel Sehingga, para jemaah tidak kesulitan lagi mengangkut koper sendiri dari lobby hotel menuju kamar seperti tahun sebelumnya. Dengan total penginapan yang disiapkan di Makkah yakni “Seratus Enam Puluh Lima” Hotel. Diantaranya ada “Enam Belas” Hotel yang disewa selama Tiga tahun. Dengan jarak paling jauh di Makkah dari Masjidil Haram adalah berjarak “Empat Ribu Tiga Ratus Sembilan Puluh Meter”. Sedangkan di Madinah, disiapkan “Seratus Tujuh” hotel dengan jarak paling jauh dari Masjid Nabawi berjarak “Enam Ratus Lima Puluh Meter”. Seperti yang dipaparkan dalam laman haji.kemenag.go.id oleh Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri, Sri Ilham Lubis.

Summary
Review Date
Reviewed Item
Recomended
Author Rating
51star1star1star1star1star
Comments to: Pelayanan Jemaah Haji meningkat signifikan

Your email address will not be published.

Attach images - Only PNG, JPG, JPEG and GIF are supported.