Pemda Wakatobi Teken MoU Bersama Jangkar di Kuta Bali

Please log in or register to like posts.
News

WAKATOBIPemda Wakatobi Teken MoU Bersama Jangkar di Kuta Bali. Bupati Wakatobi, Arhawi dan Ketua Asosiasi Kapal Rekreasi Indonesia (Jangkar), Fatiha Suryani Mile, menandatangani kesepakatan kerjasama lima tahunan yang fokus pada pengembangan kepariwisataan Wakatobi di Kuta Bali. Kamis, (21/3/2018).

Arhawi mengatakan, kerjasama Pemda Wakatobi Teken MoU Bersama Jangkar di Kuta Bali ini dilakukan guna meningkatkan pendapatan daerah, membuka lapangan kerja serta mempromosikan Taman Nasional Wakatobi (TNW) sebagai sebuah lokasi warisan dunia.

Pemda Wakatobi Teken MoU Bersama Jangkar di Kuta Bali
Kapal Rekreasi – Ini salah satu contoh kapal rekreasi yg dimaksud atau biasanya disebut juga liveaboard. Berbentuk phinisi dengan kapasitas penumpang 16 hingga 20 orang. Dan kapal ini berbendera indonesia, bukan kapal asing.

“Kerjasama ini sekaligus menjadi isyarat bahwa Wakatobi terbuka bagi investor yang memiliki komitmen tinggi menguatkan konservasi Wakatobi dan bersedia mengembangkan kepariwisataan dengan cara yang ramah lingkungan,”katanya.

Menurut Arhawi, Pemerintah Daerah (Pemda) menyadari pentingnya bekerjasama dengan berbagai pihak, salah satunya Jangkar untuk memajukan bisnis pariwisata.

“Anggota Jangkar memiliki armada yang beroperasi di Raja Ampat, Labuan Bajo, Lombok, Bali dan sekitarnya, serta terbukti meningkatkan pendapatan daerah tersebut. Harus kami sampaikan bahwa kekayaan alam dan keragaman budaya Wakatobi memiliki keunikan yang layak jual dan tak kalah dengan daerah daerah tersebut. Untuk itu, kami mengundang anggota Jangkar untuk memperluas wilayah operasionalnya hingga ke Wakatobi,” jelasnya.

Pada kesempatan itu pula Ketua Asosiasi Kapal Rekreasi Indonesia (Jangkar), Fatiha Suryani Mile mengatakan, undangan itu menjadi sinyal positif bagi kepariwisataan.

“Kami tentu saja menyambutnya,” ujarnya.

Ia menyebutkan, aktivitas kepariwisataan melalui kapal rekreasi memiliki efek domino besar terhadap perekonomian setempat.

“Kapal membutuhkan ruang labuh, air bersih, BBM, logistik, tenaga kerja dan sebagainya. Bila Pemerintah menyiapkan ini maka ekonomi daerah bergerak cepat. Kami bahagia bisa berkontribusi dengan banyak cara,” terangnya.

Jangkar berkomitmen untuk menurunkan tamu pada destinasi destinasi yang dikelola komunitas, dengan cara ini maka pertukaran informasi, promosi budaya dan pendapatan warga setempat juga meningkat.

Terkait Pemda Wakatobi Teken MoU Bersama Jangkar di Kuta Bali. Tambahnya, kunjungan kapal rekreasi dipastikan meningkatkan insentif terhadap konservasi melalui pembayaran karcis masuk taman nasional.

 

Reporter : Sr

Summary
Review Date
Reviewed Item
Recomended
Author Rating
51star1star1star1star1star

Reactions

0
0
0
0
0
0
Already reacted for this post.

Suka ini?