Pemusnahan Barang Bukti Narkotika

Please log in or register to like posts.
News

KENDARIPemusnahan Barang Bukti Narkotika. Sebanyak 94,47 gram narkotika jenis Shabu kembali dimusnahkan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra),
Pemusnahan barang bukti tersebut dilakukan di Rumah Sakit Umum Kota Kendari.

Pemusnahan barang haram tersebut dihadiri dan disaksikan oleh seluruh pihak terkait yakni Kepala Balai POM Kendari, perwakilan Kejaksaan Konawe, perwakilan Pengadilan Negeri Sultra, yang mewakili kepala BNN Kota Kendari, perwakilan Direktorat Narkoba Polda Sultra, yang mewakili Direktur RSUD Kota Kendari dan yang mewakili Tokoh Agama.

Kepala BNNP Sultra, Brig Jend Pol Bambang Priambada yang ditemui di lokasi pemusnahan mengatakan, Shabu yang dimusnahkan tersebut merupakan barang bukti dari hasil penangkapan pada tanggal 31 Oktober 2017 lalu dengan tersangka VR (Inisial).

“Hari ini kita melakukan pemusnahan barang bukti Shabu dari hasil penangkapan kita tanggal 31 Oktober lalu, tersangka VR (Inisial) dalam perjalanan dari Makassar ke Kendari, kita tangkap di bandara Halu Oleo, Kita dapat barang bukti di dalam badannya yaitu di Anus ada 2 (Dua) paket yang kita keluarkan, kemudian kita timbang seberat 104,47 gram,” kata Brig Jend Pol Bambang Priambada, Senin (20/11/2017).

Lanjutnya, dari total 104.47 gram barang bukti tersebut, pihaknya menyisihkan 10 gram untuk disimpan guna keperluan penyidikan Pemusnahan Barang Bukti Narkotika.

“Pemusnahan hari ini kita sisihkan dari 104,47 kita sisihkan 10 gram, jadi pada saat pemusnahan ini barangnya tinggal 94,47 gram yang dimusnahkan,” lanjutnya.

Mengenai tujuan dari Pemusnahan Barang Bukti Narkotika tersebut, mantan Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Sultra tersebut mengungkapkan bahwa hal tersebut dilakukan untuk menghindari hal hal yang tidak diinginkan seperti penyalah gunaan yang dilakukan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Pemusnahan ini bertujuan agar barang bukti tidak disalah gunakan sehingga kita musnahkan dan 10 gram untuk penyidikan, untuk itu tersangka dan barang bukti sedang dalam pemberkasan, sebentar lagi kita ajukan ke meja pengadilan,” ungkapnya.

Lebih jauh lagi, Mengenai jaringan pengedar yang ditunggangi oleh tersangka VR, pihaknya mengatakan bahwa jaringan pengedar narkoba tersebut adalah jaringan pengedar yang berasal dari negeri Jiran Malaysia.

Pemusnahan Barang Bukti Narkotika
Penyidikan tersangka kasus Narkotika

“Pelaku ini adalah pelaku sari Makassar, namun dari beberapa pengakuannya sudah beberapa kali dia disuruh untuk mengantarkan oleh orang dan barang ini diduga dari Malaysia, kemudian barang barang ini dan beberapa kejadian yang kita tangkap memang jalurnya dari Malaysia, jaringan jaringan Malaysia,”  paparnya.

Untuk diketahui, pada tanggal 31 Oktober 2017 lalu, Pihak BNNP Sultra berhasil menangkap VR (18) yang berupaya menyelundupkan dua paket Shabu seberat 104,47 gram dari Kota Makassar Provinis Sulawesi Selatan (Sulsel) yang disembunyikan di dalam tubuhnya tepatnya di bagian Anusnya.

Dari hasil pengembangan, VR diketahui adalah seorang Kurir Narkotika jenis Shabu kelahiran Malaysia, 7 Juli 1999, yang telah beberapa kali menyelundupkan barang haram tersebut. VR diketahui masih berstatus sebagai pelajar di salah satu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Sulsel.

Baca juga : Penyelundupan Sabu Dalam Kemasan Kripik

 

Reporter : Er

Reactions

0
0
0
0
0
0
Already reacted for this post.

Suka ini?