Ruangmedia.comPuncak ST di Kendari. Indonesia kaya akan keindahan alamnya yang berpotensi sebagai tempat wisata. Tak hanya laut, hutan, dan pegunungan yang terbentuk alami oleh alam. Objek wisata buatan pun berpotensi menarik para wisatawan. Seperti keindahan alam buatan yang satu ini, anda dapat mengajak teman atau keluarga berwisata di Puncak ST. Puncak ini menarik perhatian warga sekitar. Berikut penjelasannya;

Puncak ST di Kendari

Puncak ST di Kendari
Ketgam: Puncak Syaiful Tamburaka (ST). Foto by IG @puncak_st

Sebagian orang belum menyadari singkatan dari ST tersebut. Saiful Tamburaka (ST), begitulah penjelasan warga disekitar area puncak tersebut. Hal tersebut diangkat dari nama pemiliknya langsung, ialah beliau hanya berlatarbelakang sebagai guru. Seorang guru yang mengajar di SMAN 1 Kendari dengan harapan puncak tersebut dapat memberikan kenyamanan bagi para wisatawan.

Dapat kita ketahui bersama, puncak ini cukup strategis ditemukan. Berada diantara perbatasan Kota kendari dengan Kabupaten Konawe Selatan (Konsel). Untuk titik lokasinya sendiri berada di Desa Langgea, perbatasan Kecamatan Ranomeeto, dan Kecamatan Baruga. Menuju gerbang perbatasan Puuwatu – Abeli Sawah.

Dikabarkan kawasan wisata ini dibangun sejak tahun 2015, dengan bermodalkan Rp.250 juta di atas tanah seluas 3 hektar. Kondisi kawasan memiliki ketinggian gunung 60 meter dan diresmikan pada bulan agustus tahun 2017.

Puncak ST di Kendari
Ketgam: Fasilitas meja dan kursi untuk menikmati keindahan alam. (Foto.by IG @puncak_st)

Keseruan disini seakan tidak ada habis untuk di abadikan dalam perjalananmu. Disini anda akan menikmati keindahan layaknya sedang berada di puncak bogor. Meski masih butuh banyak perbaikan namun fasilitas yang disediakan didalam sudah cukup membuat pengunjung betah berlama-lama. Seperti kamar mandi, kantin, pondok-pondok sederhana, mushola. Selain itu tersedia juga kursi dan tempat duduk untuk beristirahat sambil menikmati pemandangan alam. Untuk lahan parkiran juga disediakan untuk para pengunjung, hingga spot yang didesain untuk berfoto.

Sampai saat ini pun puncak ini tidak pernah sepi setiap hari oleh pengunjung. Baik sekedar melakukan swafoto. Tak hanya mengabadikan dalam foto, disana juga menyediakan spot untuk tempat berkemah.

Summary
Review Date
Reviewed Item
Recomended
Author Rating
51star1star1star1star1star