Rektor UHO Disebut Terima Upeti Dari Permainan Kotor Timsel KPU Kolaka-Koltim

Please log in or register to like posts.
News
Rektor UHO Disebut Terima Upeti Dari Permainan Kotor Timsel KPU Kolaka-Koltim

Kendari, Ruangmedia.com – Rektor UHO Disebut Terima Upeti Dari Permainan Kotor Timsel KPU Kolaka-Koltim. Rektor Universitas Halu Oleo (UHO) Prof. Dr. Muh Zamrun disebut-sebut menerima setoran dari permainan kotor yang diduga dilakukan oleh Tim Seleksi (Timsel) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kolaka-Kolaka Timur (Koltim).

Rumor permainan kotor yang beredar tersebut mulai mencuat dengan adanya kesaksian dari salah satu peserta seleksi calon anggota Komisioner Koltim, Muh. Ali melalui press conference pada Jumat 7 Desember 2018 lalu di Kantor Advokat Andre Dermawan & Associate menyebutkan bahwa sejak dirinya mengikuti proses seleksi tersebut, sejumlah kejanggalan sudah mulai nampak ke permukaan. Diantaranya soal CAT yang bocor dan diperjualbelikan kepada para peserta.

Rektor UHO Disebut Terima Upeti Dari Permainan Kotor Timsel KPU Kolaka-Koltim

Rektor UHO Disebut Terima Upeti Dari Permainan Kotor Timsel KPU Kolaka-Koltim
Ketgam: Siswanto Azis Salah satu peserta seleksi calon anggota KPU Kolaka

Muh. Ali mengaku, dirinya ditawarkan bocoran soal senilai Rp10 juta dari oknum komisoner KPUD melalui perantara, akan tetapi dosen USN Kolaka itu menolak untuk memberikan nominal yang diminta, dengan menyampaikan alasan bahwa Ia tidak bisa memenuhi sejumlah uang yang diminta oleh oknum Timsel tersebut.

“Kemudian, oknum perantara itu meminta Rp5 juta saja, tapi saya tetap menolaknya karena tidak mau menempuh cara-cara kotor. Akhirnya, soal itu diberikan kepada saya secara gratis,” ungkap Muh. Ali dalam press conference di Kantor Advokat Andre Dermawan & Associate pada Jumat, (07/12/18) lalu.

Tidak hanya itu, kecurangan-kecurangan lainnya juga kembali dialaminya menjelang sesi tes wawancara. Saat itu, Muh. Ali mengaku dimintai uang senilai Rp 75 juta rupiah oleh oknum Timsel agar dapat diloloskan dalam 10 besar.

“Sejak awal hingga saat ini saya tidak pernah menyerahkan uang kepada siapa pun,” jelasnya.

Sejumlah uang kecurangan Timsel KPU Kolaka-Konsel tersebut disebut-sebut mengalir ke tangan Rektor Universitas Halu Oleo (UHO) Prof. Dr. Muh Zamrun.

Hal tersebut dibeberkan oleh salah satu peserta seleksi calon anggota KPU Kabupaten Kolaka, Siswanto Azis, Dikatakannya, berdasarkan percakapan bertiga antara salah satu kontestan calon anggota KPU Kabupaten Kolaka, Siswanto Azis, Sahrul Beddu dan Dr Syamsir Nur selaku Ketua Timsel disebutkan bahwa pihak Timsel juga memberikan setoran kepada Rektor UHO.

“Waktu itu Sahrul Beddu bertanya kepada Syamsir Nur. Kenapa banyak sekali Timsel minta uang dengan peserta seleksi. Dan Syamsir Nur menjawab bahwa Timsel juga memberikan setoran kepada Bapak Rektor. Itu bahasanya Syamsir” ungkap Siswanto Azis saat ditemui di Kantor KPID Sultra, Kamis (13/12/18)

Azis juga menyebutkan, keterkaitan Rektor UHO dalam dugaan permainan tidak sehat ini hingga disebut-sebut menerima upeti dari oknum Timsel dikarenakan Rektor UHO adalah orang yang merekomendasikan nama-nama oknum yang saat ini telah bertugas sebagai Timsel termasuk Dr. Syamsir Nur.

“Kenapa banyak sekali sampai 50- 80 juta diminta sama peserta seleksi ? karena mereka juga harus menyetor sama Rektor, Rektor siapa ? tidak mungkin rektor UI, pasti UHO karena Syamsir juga orang UHO,” lanjut Siswanto.

 

Reporter: Er

Summary
Review Date
Reviewed Item
Recomended
Author Rating
51star1star1star1star1star

Reactions

0
0
0
0
0
0
Already reacted for this post.

Suka ini?