Sejumlah Atraksi Budaya Memeriahkan Wakatobi Wave 2018

Please log in or register to like posts.
News
Sejumlah Atraksi Budaya Memeriahkan Wakatobi Wave 2018

WAKATOBISejumlah Atraksi Budaya Memeriahkan Wakatobi Wave 2018. Sebanyak 27 Karnaval Budaya memeriahkan Wakatobi Wonderful Festival and Expo (Wave) 2018 di pulau Wangiwangi, Sulawesi Tenggara (Sultra) di lapangan merdeka Wangiwangi. Minggu, (11/11/2018).

Peserta karnaval tersebut masing-masing berasal dari delapan kecamatan yang ada didaerah itu.

Tak hanya itu saja, sekira kurang lebih 53 unit Kansodaa tradisi masyarakat Wakatobi. Memikul remaja perempuan yang tengah beranjak menjadi seorang gadis juga turut memeriahkan event itu.

Sejumlah Atraksi Budaya Memeriahkan Wakatobi Wave 2018

Sejumlah Atraksi Budaya Memeriahkan Wakatobi Wave 2018

Bupati Kabupaten Wakatobi, Arhawi menyampaikan, kemeriahan ini sekaligus memberikan gambaran dan bukti nyata. Dari tingginya semangat, komitmen dan dukungan positif dari segenap masyarakat Wakatobi. Untuk ikut mengambil bagian dalam upaya pembangunan kepariwisataan. Yang telah menjadi arus utama dari pembangunan daerah kabupaten Wakatobi saat ini.

“Suatu hal yang menjadi kebanggaan bagi kita semua bahwa event Wakatobi Wave ini meskipun relatif masih sangat muda usia penyelenggaraannya. Tetapi telah mampu mendapat posisi yang sangat strategis secara nasional, yaitu sejak tahun 2017 yang lalu telah ditetapkan oleh Kementerian pariwisata (Kemenpar) Republik Indonesia (RI) untuk masuk menjadi salah satu dari 100 wonders event nasional,”katanya.

Sejalan dengan itu pula, lanjut Arhawi, Wakatobi saat ini juga dipercayakan masuk dalam salah satu dari 18 destinasi viwi. Yang mendapatkan dukungan Kemenpar RI sebagai destinasi yang dipromosikan secara agresif di berbagai event internasional.

Sejumlah Atraksi Budaya Memeriahkan Wakatobi Wave 2018

“Semua ini tentunya merupakan pencapaian yang lahir sebagai buah dari adanya komitmen, kerja keras dan konsistensi kita semua segenap masyarakat wakatobi. oleh karena itu, pada kesempatan yang baik ini saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi kepada seluruh elemen masyarakat Wakatobi yang telah mengambil bagian dan berpartisipasi menyukseskan agenda festival Wakatobi wave kali ini,”ujarnya.

Pada beberapa bulan terakhir ini, pihaknya juga sangat intens untuk meningkatkan komunikasi dengan pemerintah pusat.

“Kita telah melakukan audiensi dengan beberapa kementerian terkait dan terkahir baru saja dua minggu lalu kami juga diterima oleh bapak Menteri pariwisata (Menpar) Republik Indonesia (RI) untuk membahas berbagai issu penting terkait dengan upaya mendorong percepatan pembangunan kepariwisataan di Wakatobi mulai dari issu konektivitas, masterplan terintegrasi, pengembangan investasi dan pembangunan infrastruktur wilayah,”ungkapnya.

Arhawi mengatakan, termasuk proses yang telah bergulir selama ini yaitu pembentukan Badan Otorita Pariwisata (BOP), semoga saja dalam waktu yang tidak terlalu lama akan segera terbit Peraturan Presiden (Perpres)nya karena sudah masuk pada tahapan finalisasi di sekretariat kabinet republik indonesia

Ditempat yang sama, Gubernur Sultra, Ali Mazi mengharapkan kepada pemerintah kabupaten (Pemkab) Wakatobi, khususnya dinas pariwisata dan masyarakat Wakatobi agar secara bersama sama menjaga keamanan dan kenyamanan selama penyelenggaraan Wakatobi wave 2018.

“Berikan keramahan dan pelayanan terbaik kepada para pengunjung, sehingga menimbulkan kesan positif selama berada di Wakatobi, dengan harapan mereka akan berkunjung kembali ke Wakatobi, karena kesan pertama yang baik,”harapnya.

Ali Mazi menuturkan, saat ini, pemerintah provinsi Sultra sedang menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2018-2023. Yang akan berfungsi sebagai arah pembangunan Sultra dalam lima tahun ke depan.

“Salah satu potensi besar yang belum tergarap secara optimal adalah sektor pariwisata. Oleh karena itu, dalam RPJMD Sultra 2018 2023, kita akan menjadikan sektor pariwisata sebagai salah satu sektor unggulan. Dan akan kita laksanakan dalam bentuk terpadu yang melibatkan seluruh kabupaten kota di Sultra. Setiap kabupaten/kota dapat menetapkan destinasi pariwisata di daerahnya masing masing yang akan dikembangkan sebagai destinasi unggulan dan bekeriasama dengan pemerintah provinsi dalam bentuk sharing,”jelasnya.

Asisten Deputi strategi dan komunikasi pemasaran I, Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I, Kementrian Pariwisata, Harianto. Menjelaskan Kementrian Pariwisata telah mempromosikan Wakatobi di tingkat internasional, sehingga ke depan diharapkan pariwisata Wakatobi makin berkembang.

“Pariwisata untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Dan itu sudah terjadi di Wakatobi, hal ini dapat dilihat dari partisipasi masyarakat dalam Wakatobi Wave 2018,” ujarnya

Sebagai informasi dalam penyelenggaraan Wakatobi Wave yang ke-IV. Berbagai kegiatan seperti karnaval budaya, expo ekonomi kreatif (Ekraf), pagelaran budaya, lomba foto, permainan tradisional, panjat pinang diatas laut dan hiburan rakyat akan memeriahkan event itu.

Reactions

0
1
0
0
0
0
Already reacted for this post.

Suka ini?