Waspada Penipuan dari Kode Telepon +242

Please log in or register to like posts.
News
Waspada Penipuan dari Kode Telepon +242

Ruangmedia.comWaspada Penipuan dari Kode Telepon +242. Aksi kejahatan dengan berbagai tindak modus para pelaku masih terus dirasakan hingga meresahkan masyarakat. Salah satunya yang menjadi pembahasan tranding di salah satu media sosial Twitter, Minggu (01/04/2018). Terkait dengan keresahan warganet yang dihubungi oleh kode telepon +242. Pasalnya, aksi kejahatan melalui pengguna telepon selular ini tidak asing ditelinga masyarakat. Namun, hal tersebut tetap harus diwaspadai dengan bijak.

Waspada Penipuan dari Kode Telepon +242

Waspada Penipuan dari Kode Telepon +242
Ketgam: Ilustrasi yang dikutip dari gambar kompasiana

Nomor telepon yang memiliki kode angka depan +242 yang menjadi perbincangan hangat ini terselidiki berasal dari negara Republik Kongo. Laporan dari pengguna seluler di indonesia ini merasakan ketidaknyamanan. Tiap nomor telepon berkode depan +242 tersebut diangkat ataupun dibalas pesannya maka imbasnya pulsa pengguna akan berkurang secara otomatis.

Seperti yang telah terlansir dari Komisioner Bidang Kebijakan Publik Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) melalui media kumparan.

“Kalau kita call back, akan ada biaya yang mahal. Dicuekin saja nomor (+242) itu.” kata taufik Hasan Komisioner BRTI dikutip dari Kumparan.com

Hal ini pula yang menjadi kekuatan masyarakat untuk tidak perlu takut menghadapi datangnya nomor asing itu sejauh tidak ada orang yang dikenal di negara tersebut.

Untuk berjaga-jaga berikut ini merupakan daftar kode angka depan pada nomor telepon yang biasa disalahgunakan dan sebagiaan terlapor berhasil menipu masyarakat indonesia.

473 – Grenada

441 – Bermuda

784 – St. Vincent dan Grenadines

246 – Barbados

809, 829, dan 849 – Republik Dominika

264 – Anguilla

649 – Turks and Caicos

868 – Trinidad and Tobago

268 – Antigua

664 – Montserrat

Patut anda waspadai jika ada kejanggalan seperti dibawah ini;

  1. Umumnya para pelaku yang berani melakukan hal tersebut menghubungi target tidak pada jam sewajarnya.
  2. Kemudian, pelaku biasa memasang aksinya dengan cara missed call supaya menarik perhatian target untuk menghubungi kembali.
  3. Mengambil kesempatan saat target lengah melalui trik sms ajakan untuk kembali membalas pesan
  4. Modus lain juga dilakukan dengan memaksa target untuk menelpon balik dan menghubunginya berkali-kali dengan berbeda nomor.
  5. Hal lain juga pernah dirasakan korban saat mengangkat nomor yang tidak dikenal dengan mengatasnamakan Salah satu perusahaan telekomunikasi terbesar di indonesia seperti (Telkomsel, XL Axiata, Indosat Ooredoo)
Summary
Review Date
Author Rating
51star1star1star1star1star

Reactions

0
0
0
0
0
0
Already reacted for this post.

Suka ini?